Jumat, 24 April 2009
Minggu, 05 April 2009
puisi cintaku
PUISI CINTA
Direlung yang paling dalam perih terlintas
Halus menyengat , sekilas menembus hati
Segalanya menjadi indah
Ingin dekat dan mendengar
Tertegun kaget aku, tanpa kesan pertama
Bisa biasa , ada kala tiba seketika
Tak bisa ditolak, anugrah Sang Kuasa
Tak perlu mencari akan ada didapat
Andai tak menata diri, bak kuda liar
Lepas mencari sumber
Segala mungkin, segala jurus, lupa usia
Agresif, destruktif egonya
Ketika dapat, seketika habis tanpa sisa
Bukan hanya hangat tapi panas menggelora
Dan lenyap menguap,terasa hampa, tidak menarik lagi
Lalu pergi mencari…………
Langganan:
Postingan (Atom)






