Minggu, 05 April 2009

puisi cintaku

PUISI CINTA

Direlung yang paling dalam perih terlintas

Halus menyengat , sekilas menembus hati

Segalanya menjadi indah

Ingin dekat dan mendengar

Tertegun kaget aku, tanpa kesan pertama

Bisa biasa , ada kala tiba seketika

Tak bisa ditolak, anugrah Sang Kuasa

Tak perlu mencari akan ada didapat

Andai tak menata diri, bak kuda liar

Lepas mencari sumber

Segala mungkin, segala jurus, lupa usia

Agresif, destruktif egonya

Ketika dapat, seketika habis tanpa sisa

Bukan hanya hangat tapi panas menggelora

Dan lenyap menguap,terasa hampa, tidak menarik lagi

Lalu pergi mencari…………

Tidak ada komentar:

Posting Komentar